LET's

Jumat, 17 Agustus 2012

P.A.R.E Never Ending Story



Oleh : Devi Pratiwi Sudrajat

Sedikit curahan pengalaman bukan artikel biasa :D
Liburan semester genap telah tiba, aktivitas selama semeter tiga dan empat memanglah yang terberat karena padatnya jadwal kuliah organisasi dan sebagainya. Tentunya liburan adalah hal yang dinanti. Apa yang mesti dilakukan mengisi liburan 2 bulan ke depan. Kalau taun kemarin saya merantau ke pesantren bagaimana dengan tahun ini ? Karena saya tidak bisa mengikuti kegiatan SP di kampus akhirnya otak berpikir untuk menuntut ilmu ke PARE KEDIRI .
Ya semula di anggap mustahil karena mungkin sulit mendapatkan izin dari orang tua bayangkan Bandung Jawa Barat menuju Kediri Jawa Timur melewati kota-kota di Jawa Tengah sungguh bukan jarak yang dekat.

Tapi dengan semangat dan tekad yang kuat untuk belajar akhirnya izin dari orang tua dan dosen pembimbing pun di dapat. Saya dan rekan saya Esa nur’anisa dan Feny hadiyanti pun berangkat .

PARE ( English Village )

Hal pertama yang dilakukan adalah mencari course terbaik lewat media internet banyak sekali tempat kursus bahasa inggris di pare mungkin puluhan sampai seratus lebih. Hingga bingung menentukan pilihan awalnya ingin daftar lewat on line namun ternyata sedikit lebih mahal. Semula ingin kurus di BEC (tempat kursus bahasa inggris pertama di Pare) namun ternyata BEC hanya membuka periode enam bulan sekali, rencana selanjutnya ingin mengambil kursus di Daffodils karena banyak yang mengatakan belajar speaking disini bagus. Tapi setelah di tanyakan untuk periode untuk 10 Juli 2012-10Agustus 2012 sudah penuh ( nah di pare ini kebanyakan tempat kursus membuka setiap periode dua minggu sekali setiap tanggal 10 dan 25 ) . Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil course di Global English kebetulan course ini menyediakan paket liburan satu bulan Rp.600.000( program satu bulan : 5 program pilihan + English Camp Area ) GE ini juga merupakan salah satu course terbaik di pare (hehe bukan promosiiii lhooooo).
Global English Office

Hal kedua yang dilakukan saya mencari tiket transfortasi untuk bisa sampai kesana, yang jadi pilihan naik kereta api namun alternatif lain naik bis. Saya mencoba mencari tiket untuk tanggal 8 namun habis, mencoba dari stasiun kiara condong, mengantri di stasiun bandung namun nihil. Mencoba menanyakan tiket bis seharga Rp. 170.000,- tapi alhamdulillah kami dapat tiket lewat jasa Indomaret (*ngantri jauh-jauh kestasiun dapatnya indomart dekat rumah.hehehe pengalaman yang tidak terlupakan ) nah ternyata apabila kawan-kawan ingin membeli tiket KA indomart dan alfamart menyediakan fasilitas pembelian tiket KA, jual pulsa dan bayar listrik ( ini bukan iklan dan saya ikhlas tanpa dibayar :D )
Untuk sampai di Pare ada dua alternatif stasiun yaitu Jombang dan stasiun Kediri. 

Tanggal 10 Kami pun pergi dengan KA Mutiara Selatan Kiara condong-Jombang dengan harga tiket bisnis 185.000,- setelah sampai di jombang saya beritahu kepada kawan-kawan agar berhati-hati harga ongkos stasiun Jombang-Pare hanya 10.000 sedangkan saya dan teman saya membayar 25.000 (mari belajar ikhlaaaasssss). Jangan lupa sewa sepeda karena alat transfortasi pelajar pare adalah bersepeda harga sewa tergantung kondisi sepeda 50.000-100.000 / bulannya jika mengambil 2 minggu tentu lebih murah.
Sesampainya di Pare kami langsung ke Office GE jl. Brawijaya kebetulan tanggal 10 pembelajaran sudah di mulai. Tapi kami harus memilih program dan berbenah di camp jadi tidak ikut kelas satu hari . Saya dan teman saya esa memilih 3 program di 2 minggu pertama yaitu Speaking, Vocabulary dan Pronunciation ( untuk speaking di GE ada placement test terlebih dahulu ) serta 2 program di minggu kedua yaitu Grammar dan Public speaking ( public speaking adalah program yang paling mengesankan dimana kita harus berani tampil berbicara bahasa inggris di depan umum dan di depan orang-orang yang sebelumnya tidak mngenal kita) sebenarnya masih banyak program pilihan yang ditawarkan GE seperti TOEFL, ILETS, listening, writing, dsb ( info lebih lanjut hubungi sekretariat Global English. hhe ). Untuk asrama sendiri GE mempunyai 5 asrama putri dari mulai yang dekat pusat kota pare sampai yang di daerah pesawahan. Kebetulan kami tinggal di Dormitory Female 3 yang alhamdulillah mesti jauh kemana-mana dan dekat pesawahan namun nyaman sekali untuk disinggahi . Disana English Area jika tidak menggunakan bahasa inggris dari jam 05.00-22.00  dikenakan hukuman (denda disesuaikan dengan kesepakatan bisa berupa uang bisa hapalan vocab)
my new Family in Female 3

Berikut ringkasan kegiatan selama di Pare
05.30 = Bangun shalat subuh berjama’ah
05.00 = Program camp pagi ( belajar conversation setiap senin-Jum’at)
07. 00 -12.00 ( main class : vocab, pronun, speaking ) * jadwal tergantung program tutor/ pengajar boleh memilih 
Classmate speaking 2 " Kelas yang selalu heboh"

GE punya Slogan yang Tidak akan terlupakan sekaligus stimulus penyemangat :
“ What time is it ? “ < is time to change >, “Better English Better Future < Yes, We Can>
^_^

Nah biasanya dari dzuhur sampai menuju magrib ada extended class ( ada kelas tambahan tidak wajib memang namun sangat banyak ilmu yang didapat)
18.00 = shalat magrib jamaah
19.00 = ada program camp malam ( senin : Art [belajar Bahasa Inggris lewat seni]), selasa : Public Speaking ( menjadi speaker tentang topic tertentu didepan kawan-kawan ), Rabu : Debate ( kadang sluruh asrama di gabung ^_^ mengasikan ), Kamis : Membaca Yasin Bersama.  * untuk bulan Ramadhan Program camp Flexibel setelah taraweh * dan jangan takut di Pare ini termasuk desa yang religius karena terdapat banyak mushala dan mesjid dan kebanyakan pelajar disanapun  santun dan berhijab . Alhamdulillah
Mesjid Raya PARE


Untuk kelas hari minggu kelas libur dan bisa diisi dengan berekreasi karena jangan salah di seputar pare banyak sekali tempat wisata yang sangat sayang sekali dilewatkan . diantaranya Bromo, Gumul, Gua Selomangleng, Gua Serowono , Gua Maria , dsb
GUMUL
Gua Selomangleng

Gua Serowono ( Gua yang unik harus melewati sungau sepanjang terowongan gua yang panjang banget)

Untuk biaya makan harga makanan disana sangatlah terjangkau dari mulai sate 4000/ porsi, soto 5000/porsi, Mie Ayam  3500/ porsi , Ayam Penyet + Nasi 6000/porsi, dan masih banyak lagi yang lainnya pokoknya kantong pelajar banget ^_^ .
Sate langganan kita hanya 4000 /5 tusuk sate  + Nasi


Dan Begitulah satu Bulan di Pare begitu banyak ilmu , menambah keluarga baru teman baru dari seluruh penjuru negeri dan pengalaman yang tidak terlupakan .  Mengingat pada zaman sekarang ini bahasa Inggris menjadi kebutuhan. Untuk kawan-kawan yang suatu saat memiliki liburan panjang, tidak ada salahnya memanfaatkan belajar bahasa Inggris di Pare .
Semangat Generasi Indonesia!!!!!!!


IMAM HARAPAN


Bismillah
Ya Allah
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seseorang yang membutuhkan do’aku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya bahagia dan menjadi lebih baik

Aku tidak mengharap dia sempurna
Semulia Abu bakar Ashidiq, Setaqwa Umar bin Khatab, setabah Ustman bin Affan ataupun sekaya Abdurahman bin Auf. Segagah Ali bin Abi Thalib apalagi setampan Usamah Radhiyalluanhu.
Aku hanya mengharap laki-laki akhir zaman yang mempunyai cita-cita mengikuti jejak mereka.
Membangun Keturunan yang shaleh, membangun peradaban Islam dan membuat Rasullulahu ‘alaihi wassalam bangga .
Karena aku sadar bahwa aku bukanlah wanita sempurna semulia Fatimah Azzahra, Tidak Setaqwa Aisyah, juga tidak secantik Zainab apalagi sekaya Khadizah Radhiyallahuanha.
Aku hanyalah perempuan akhir zaman yang mengharap ridhaMU
Ya Allah aku hanya meminta jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga membuatku lebih dekat, taat dan taqwa kepadaMu
Menjadikan ia imam untuk hati ini agar sungguh mencintaiMu
Sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh  jiwaku karenaMu
Membentuk pasangan Dakwah dalam keluarga Qur’ani menghasilkan generasi Rabbani kelak nanti dalam naungan Ridha-Mu. Aamiin

Bandung 2 Mei 2012

Senin, 23 Juli 2012

Mengisi Kekosongan Hari Terukir di Ma'had Baitul Arqom

Liburan adalah sesuatu yang di tunggu-tunggu oleh siapa saja yang memiliki aktifitas padat. Namun banyak cara orang untuk menghabiskan liburan tersebut . Ada yang hanya bermalas-malasan beristirahat di rumah, traveling bagi yang punya banyak rejeki atau belajar .

ini yang saya alami satu tahun lalu tepatnya liburan semeter 2. yang baru bisa saya share dalam blog ini ( pendengar curhat yang baik ) selain Allah kluarga dan teman-teman ^_^

pertengahan Juni 2011 adalah hari dimana UAS semester 2 berakhir itu tandanya saya akan naik tingkat tentunya dengan harapan mendapat nilai terbaik :) ( apa yg saya dapat berikan saat ini untuk orang tua selain prestasi yang membanggakan ). Namun yang jadi masalah liburan peralihan dari semester genap ke ganjil itu sangatlah panjang bayangkan 2,5 bulan.
apa yang saya harus lakukan ? menggalau di rumah ? menghabiskan uang orang tua untuk hunting bersama teman-teman ? atau berlibur ke rumah nenek ? aaah rasanya itu bukan saya dan tidak ada manfaatnya sama sekali. Liburan itu harus dimanfaatkan oleh kegiatan yang bermanfaat.

kebetulan sekali saat libur itu keadaan emosi sedang labil karena sesuatu hal, sesuatu yang mungkin tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup, sesuatu yang menyakitkan namun membuat saya bisa lebih dewasa dan survive untuk menjadi perempuan lebih baik lagi . Mari lupakan kesalahan orang lain, jadikan masalalu pelajaran jadilah pribadi baru yang lebih baik untuk masa depan :)
karena emosi saya sedang naik turun dan kebetulan sebentar lagi ramadhan terbesit dalam pikirkan saya untuk pergi ke "PESANTREN "

awal juli saya berniat belajar di pesantren daerah Tasikmalaya dan Garut karena banyak sekali pesantren ternama di daerah sana. namun sayang sekali seperti biasa ayah tidak mengijinkan.
akhirnya saya mendapat rekomendasi dari paman bahwa ada pesantren tradisional yang bagus di daerah ciparay pacet. sampailah saya di Ma'had Baitul Arqom

saya masih ingat pertengahan Juli saya pergi kesana untuk menghabiskan liburan (lebih tepatnya belajar atau mendalami ilmu agama disana) selama kurang lebih dua bulan. kebetulan saat itu bersamaan dengan penerimaan siswa baru. Saya pun di panggil Ustadz Aang untuk memilih mengaji ( Ta'alum ) kitab apa saja. meskipun saya dari UIN namun basic pendidikan saya adalah umum beda dengan teman-teman saya di UIN kebanyakan dari mereka lulusan pesantren . Jadi saya pilih dasar bersama dengan murid Madrasah Aliyah kelas X . hmm malukah ? ah tidak yang namanya belajar itu tidak kenal gengsi tak ada salahnya kita belajar dengan seorang yang lebih muda. Bukankah ilmu itu bisa di dapat dari siapa saja ?

hari pertama

saya persiapan untuk memilih kamar di asara Bola dunia Kobong satu , satu kamar bisa diisi 12 orang dengan kasur lipat . ( rasanya aneh tidur berasa dilantai namun lama-lama terbiasa )

yang membuat saya sulit disana itu dibiasakan berbicara bahasa Arab ( masya Allah di UIN saja mendapat nilai bahasa arab B sudah mati-matian ) . Namun alhamdulillah karna terbiasa dan banyak adik-adik saya disana yang mengajarkan lama-lama bisa memyesuaikan . Walau pada saat ini saya lupa lagi . ( hikmahnya ketika anda belajar bahasa harus bisa di aplikasikan agar selalu terbiasa dan tidak lupa ).
disini yang membuat saya kaget, ternyata santri harus memakai sarung/samping tradisional dengan baju kurung ( hmmm bagaimana bisa? seumur hidup saya belum pernah memakai samping mungkin di keluarga saya hanya nenek yang bisa pakai  ) dan pada akhirnya saya pun terbiasa memakai sendiri. hikmahnya santri bisa mneghormati adat disana dan terlihat lebih anggum dengan baju kurung dan sampingnya dan kitab di tanggannya ( subhanallah ).
 
yang membuat saya belajar dewasa disana banyak anak-anak baru yang ingin pulang lagi ke rumah setiap detik menangis ingat mamahnya. wah karena saya merasa yang dituakan akhirnya saya berusaha untuk memberi pengarah kepada mereka bahwa orang tua menyekolahkan anaknya di pesantren itu untuk kebaikan mereka sendiri bukan karna tak sayang. tak banyak orang yang memiliki kesempatan untuk belajar di pesantren banyak belajar ilmu agama di banding ilmu dunia yang pada saat ini sedang ada dalam era Moderniasasi . Saya pikir menyekolahkan anak ke pesantren itu salah satu solusi terbaik.

di sepertiga malam kami bangun untuk untuk menjalankan shalat tahajud,
pukul 04.30-05.00 shalat subuh berjamaah di mesjid ( tentu saja laki-laki dan perempuan dipisahkan, apabila ada santri akhwat yang ketahuan berkomunikasi dengan ikhwan ada hukumannya )  

05. 00 - 06.00 = pergi mengaji untuk menghapal al-qur'an
06.00-06.30 = bersih- bersih(harisah)  di halaman asrama pesantren terkadang bisa kebagian harisah di rumah ustadz
07.00 - 12.30 = ketika santri-santri yang lain belajar di sekolah saya bisa belajar ke rumah ustadz untukbelajar berbgai ilmu agama waktu itu saya belajar untuk menulis dan membaca arab gundul selain itu belajar membaca al-qur'an dengan baik dan benar ( ilmu tazwidz ).
12.30-13.00 = makan siang ( tidak kalah kagetnya karena di pesantren ini jatah makan daging hanya satu bulan sekali *terbesit tubuh saya akan semakin menipis ) hehe tapiii semua itu bukan masalah walau makan hanya nasi dan sayur namun terasa begitu nikmat entah kenapa. mungkin inilah namanya berkah pesantren!
13.00-14.30 = Khalaqoh atau belajar bahasa arab dan bahasa inggris setiap minggunya tentu ada tes untuk mengevaluasi
16.-17.30 = setelah shalat ashar berjamaan di mesjid kami mengaji kitab yaitu Tijan ( kitab kuning yang menceritakan sifat Allah dan Rosul )
18.00 - 19.00 = setelah shalat magrib  mengaji kitab kuning kembali nama kitabnya jurumiyah ( ketatabahasaan arab )
19.00-20.30 = mengaji kitab safinah ( adab-adab dalam ibadah )
*berbeda pada bulan ramadhan jadwal lebih padat karena ada shalat tarawih sehingga aktivitas bisa sampai puku 21.30

santri tidak bole keluar jika tidak ada hal yang urgent. tanpa sepengatuhan pihak pesantren !

begitulah aktivitas selama di pesantren banyak hikmah dan pelajarn yang bisa diambil disana tidak hanya ilmu agama tapi yang lebih penting adalah ilmu kehidupan. bagaimana kita bisa mandiri hanya untuk berdiam diri di penjara suci mempelajari ISLAM tentunya untuk bekal kita di dunia dan akhirat.
membuat pola pikir saya berubah membuat diri ini ingin sekali berubah dari seorang perempuan menjadi seorang akhwat.

membuat saya lebih dewasa bertemu dengan adi-adik yang selalu tanpa ragu mengajarkan saya apa pun disana, terutama untuk anez, neng teja.azijah,eka,syifa, winda . ustadz dan ustadzah yang tidak mungkin saya lupakan :)

terimakasih insyaAllah pengalaman ini akan selalu tetap berharga.
Alhamdulilah liburan kali itu sunggu sangat mengesankan dalam balutan penjara suci Ma'had Baitul Arqom Al-Islami Ciparay JABAR





Minggu, 20 Mei 2012

Senandung Penyemangat ^_^

Bingkai Kehidupan


Munsyid : Shoutul Harokah

Mengarungi samudra kehidupan,
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan,
Tiada masa tuk berpangku tangan

Setiap tetes peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah
 Kan menjadi saksi pengorbanan

Allohu ghaayatuna
Ar Rosulu qudwatuna
Al Qur'anu dusturuna
Al Jihadu sabiluna
Al Mautu fi sabilillah, asma amanina

Allah adalah tujuan kami,
Rasulullah teladan kami
Alqur'an pedoman hidup kami,
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi



Mujahid Setia


Munsyid : Shoutul Harokah

Bangkitlah mujahid bangkitlah
Rapatkan barisan rapatkan
Ayunkanlah langkah perjuangan
Mati syahid atau hidup mulia

Siapkan dirimu siapkan
Gentarkan musuhmu gentarkan
Takkan pernah usai pertarungan
Hingga ajal kan menjelang

Enyahkan rasa takut dan gentar
Walau raga kan meregang nyawa
Karna Allah tlah janjikan surga
Untukmu mujahid setia
———–

  ( Dauroh Du'at Lembaga Dakwah Mahasiswa UIN SGD 2012 )

Selasa, 03 April 2012

Hal Yang Paling Berharga di Hari ke Dua Bulan April yang ke 20


Hari ulang tahun bukanlah sesuatu yang patut untuk menjadi hal yang ria atau berpesta  berlebih-lebihan tapi bagaimana kita bisa mentafakuri bersyukur atas nikmat iman islam dan semua nikmat hidup yang telah Allah berikan kepada kita, senantiasa membuat resolusi untuk terus meningkatkan kualitas diri di sisa jatah umur yang Allah beri berusaha belajar untuk menjadi lebih baik lagi agar terciptanya hidup yang berkah bahagia dunia dan akhirat.
Allah selalu ada dalam hati dan semoga iman ini terjaga untukNya ini lah yg terbaik yang Allah beri untuku!

Haru biru ketika kubuka pintu kamar, entah apa yang terjadi pada hari ini ku pikir mereka sudah lupa dengan hari ke dua di bulan april.
tepat 2 -april-pukul 23.00
20 kue donat dengan lilin tertata di sudut telapak tangan ibu, terngiang suara ayah menyanyikan lagu ulang tahun dan teriakan adik mengucapkan "Selamat ulang tahun teh Barakallah fi umrik "
ya baru kali ini ku rasakan hangatnya keluargaku, ternyata di balik padatnya aktivitas mereka, di balik dinginnya suasana rumah tersimpan kehangatan kebahagiaan yang sebenarnya tercipta untuk kami!





terima kasih Ibu, ayah Zenith semoga Allah selalu dalam lindungan keluarga kita.

tidak hanya itu, Selain selalu ada Engkau ya Robbi dan ada keluargaku
satu lagi

Di dalam hidup mereka ada di sisi, hadir dalam hati mengusap air mata ini ketika hati pilu perih, memberi doa dan semangat di setiap berat cobaan hidup, menuntun disetiap langkah agar keistiqomahan ini senantiasa terjaga serta selalu bergembira di sela canda dan tawa!
beribu sukur ku panjatkan padaMu ya Robbi Engkau telah mengirimkan sahabat-sahabat terbaik untukku walau baru sebaris waktu mengenalnya semoga menjadi jalinan ukhuwah yang abadi. Sampai nanti sampai mata ini tertutup untuk tak melihat lagi senyuman di wajahnya sampai hembusan akhir nafas ini!

thank you for everything, big love for you all! Esa Nuranisa, Dini Andriyanti, Hilda Nurranida Athory, Dyan Nurjanah, Dewinz Gallaxy, Fitriyani Muthi, Bradder Hilman El-syarif , Haris Gozali, Galih Albarra , Ade Wahyu



terimakasih untuk kado terindah 20 tahun
skenario nilai kapsel, terigu, telor, kue dan DOA :)

special for Agmer Cheries Setianti, Dita Aprilani, Gina Firdani
although we rarely for meet again , you always be my best in my mind in my heart! maybe some day I'll meet you again,tell our story and laugh together !  I miss you !

kalian semua adalah hal yang paling berharga yang pernah saya miliki :)

Minggu, 01 April 2012

Penerapan Sains dan Agama dalam Pendidikan Karakter ( bagian I)


Penerapan Sains dan Agama dalam Pendidikan Karakter ( bagian I)
oleh : Devi Pratiwi Sudrajat
     
        Indonesia memang bukanlah negara Islam tapi merupakan negara yang berpenduduk Mayoritas Islam, bahkan terbesar di dunia. Negara yang seharusnya penduduk memiliki nilai akhlaq yang baik, tetapi hal itu berbanding terbalik melihat begitu banyaknya fenomena buruk yang terjadi di dalam negeri baik dari segi korupsi, pergaulan bebas, free sex, penggunaan narkotika yang semakin hari semakin memprihatinkan seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi sehingga nilai-nilai agama dan nilai pancasila pun mulai berkurang.          
        Pendidikan Karakter merupakan salah satu kunci utama menentukan tercapainya kesejahteraan hidup baik untuk diri sendiri, lingkungan maupun suatu bangsa. Bangsa yang baik terlihat dari karakter masyarakat yang baik. Pendidikan karakter tentunya di lakukan di dalam lingkungan individu yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat sehingga guru memiliki peranan penting untuk membentuk suatu karakter individu.
        Untuk itu diperlukan pendidikan bagi individu di bidang agama, sosial, budaya dalam penerapan konsep SAINS dan Tekhnologi. Sehingga, seiring dengan berkembangnya era globalisasi, individu akan tebiasa dengan nilai-nilai moral yang terkait dalam konsep ilmu pengetahuan salah satunya Sains ( Ilmu Pengetahuan Alam ).          
         Sains tidak hanya untuk dipelajari saja , atau hanya jadi ilmu terapan dengan rumus dan perhitungan tapi bagaimana kita sebagai pendidik berusaha menanamkan nilai-nilai konsep yang terkandung dalam konsep Sains itu sendiri dalam nilai-nilai kehidupan. Hal ini penting untuk memperoleh kejelasan agar  pendidikan karakter  tidak terjebak  pada ranah kognitif kembali, atau pada ukuran normatif saja bahkan hanya tercantum dalam RPP atau Silabus berkarakter yang saat ini sedang hangat dibicarakan.
          Allah menciptakan alam semesta (termasuk manusia) tidaklah dengan palsu dan sia-sia (QS. As-Shod ayat 27).
Segala ciptaan-Nya mengandung maksud dan manfaat. Oleh karena itu, sebagai makhluk yang paling mulia, sekaligus sebagai khalifah di muka bumi, ini  manusia harus meyadari terhadap tujuan hidupnya. Dalam konteks ini, al-Qur’an menjelaskan, bahwa manusia memiliki bebrapa tujuan hidup setiap yang Allah ciptakan pastilah memiliki fungsi dan nilai termasuk Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi. Di dalam kita suci Al-Qur’an pun sebenarnya sangat banyak sekali ayat-ayat yang berkaitan dengan Sains tinggal bagaimana kita sebagai pendidik bisa mengembangkannya dalam pembelajaran. Dari situ kita dapat mengembangkan bagaimana keterkaitan penerapan "Sains dan Agama dalam Pendidikan Karakter".


-Pendahuluan KTI " Penerapan Sains dan Agama dalam Pendidikan Karakter "  -

Jumat, 16 Maret 2012

Kenapa Harus Wanita Shalihah?

Artikel yang InsyaAllah memberikan Inspiratif

Kenapa Harus Wanita Shalihah?

14/12/2010 | 07 Muharram 1432 H | Hits: 53.187
Oleh: Ario Muhammad

Kirim Print
dakwatuna.com – Bismillah..

Ilustrasi (Danang Kawantoro)

Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?
Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..
Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..
Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?
Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…
Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..
Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?
Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?
Aku menjawab..
Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.
Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..
Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..
Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?
Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?
Aku menjawab..
Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.
Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?
Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.
Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?
Pada akhirnya, akupun menjawab…
Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..
Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…
Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.
Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…
Seberat itukah?
Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2010/12/10297/kenapa-harus-wanita-shalihah/#ixzz1pCnqeVtz